mirip juga seperti kecanduan rokok dan buku. sampe istriku
bilang, "istri pertama mas itu rokok ya..? dan istri keduanya buku.."
kalau rokok aku percaya itu kecanduan. kalau buku..?? kadang berfikir juga
kecanduan. beberapa tahun lalu, selalu saat pusing banyak pikiran, obatnya beli
buku. tidak ku baca, ku biarkan numpuk aja di sudut kostan. untuk gaya aja..
buku, oh buku.. sampe kadang heran kok bisa beli banyak buku, padahal utangku
aja malah gak dilunasi sampe sekarang.. pernah istriku cemburu..? sering
sekali..
masalah candu, sempat menjadi istilah heboh di Indonesia
ketika Karl Marx bilang agama itu candu. gagasan moyangnya komunisme ini
menjadi legitimasi untuk mencap bahwa jamaah komunisme itu atheis, anti agama
dan kafir kaffah. di Indonesia, komunisme sebagai ideologi kawin lari dengan
politik melahirkan PKI, yang ujung-ujungnya memang untuk berkuasa.
mengenai candu, ada beberapa buku yang bisa kita baca,
misalnya tulisan Peter Carey tentang "orang cina, bandar tol, candu dan
perang jawa" yang menjelaskan salah satu sebab perang Diponegoro dan sebab
kekalahan Diponegoro adalah perdagangan candu. uniknya, beberapa sumber tentang
revolusi kemerdekaan Indonesia menjelaskan bahwa dengan "candu"
beberapa kesatuan militer Indonesia bisa memiliki senjata dan logistik tempur
yang membuat Indonesia bisa bertahan dari gempuran NICA Belanda. ceritanya,
beberapa pedagang Tionghoa menawarkan jasa untuk mengekspor candu di jakarta
dan jogja ke Singapura, ditukar dengan senjata. dalam kondisi kepepet perang,
ada tawaran baik ya mau saja. selang beberapa waktu, pasukan siliwangi dan
diponegoro akhirnya punya senjata baru yang membuat Belanda terheran-heran.
ya.. candu, bisa jadi kata sifat, bisa jadi kata benda..
agar tidak berkonotasi negatif, pakailah istilah CINTA, biar seburuk apapun
kondisimu tetap bahagia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar