Pages

Rabu, 07 Desember 2016

Kecanduan Kopi















Ntah sudah sampe taraf apa aku kecanduan kopi, mungkin sampe tidak lagi mendengarkan omongan dokter jika menjelaskan dampak buruk kopi. seharian bisa 4 gelas kopi kental pahit. cuman, kebiasaan ngopinya pelan, bisa satu gelas habis berjam-jam. kakak iparku, kak Ita yang kadang membuatkan kopi waktu pulang ke tanjungbalai sampe bilang "kopinya gak enak ya No..?"

mirip juga seperti kecanduan rokok dan buku. sampe istriku bilang, "istri pertama mas itu rokok ya..? dan istri keduanya buku.." kalau rokok aku percaya itu kecanduan. kalau buku..?? kadang berfikir juga kecanduan. beberapa tahun lalu, selalu saat pusing banyak pikiran, obatnya beli buku. tidak ku baca, ku biarkan numpuk aja di sudut kostan. untuk gaya aja.. buku, oh buku.. sampe kadang heran kok bisa beli banyak buku, padahal utangku aja malah gak dilunasi sampe sekarang.. pernah istriku cemburu..? sering sekali..

masalah candu, sempat menjadi istilah heboh di Indonesia ketika Karl Marx bilang agama itu candu. gagasan moyangnya komunisme ini menjadi legitimasi untuk mencap bahwa jamaah komunisme itu atheis, anti agama dan kafir kaffah. di Indonesia, komunisme sebagai ideologi kawin lari dengan politik melahirkan PKI, yang ujung-ujungnya memang untuk berkuasa.

mengenai candu, ada beberapa buku yang bisa kita baca, misalnya tulisan Peter Carey tentang "orang cina, bandar tol, candu dan perang jawa" yang menjelaskan salah satu sebab perang Diponegoro dan sebab kekalahan Diponegoro adalah perdagangan candu. uniknya, beberapa sumber tentang revolusi kemerdekaan Indonesia menjelaskan bahwa dengan "candu" beberapa kesatuan militer Indonesia bisa memiliki senjata dan logistik tempur yang membuat Indonesia bisa bertahan dari gempuran NICA Belanda. ceritanya, beberapa pedagang Tionghoa menawarkan jasa untuk mengekspor candu di jakarta dan jogja ke Singapura, ditukar dengan senjata. dalam kondisi kepepet perang, ada tawaran baik ya mau saja. selang beberapa waktu, pasukan siliwangi dan diponegoro akhirnya punya senjata baru yang membuat Belanda terheran-heran.


ya.. candu, bisa jadi kata sifat, bisa jadi kata benda.. agar tidak berkonotasi negatif, pakailah istilah CINTA, biar seburuk apapun kondisimu tetap bahagia.

Tidak ada komentar: