Pages

Rabu, 07 Desember 2016

Kenapa Saudara Jahat

"serpihan-serpihan ingatan mengerumuni pikirannya, namun tak satu pun yang bertahan lama di benaknya, pikiran dan perasaannya gundah karena tindakan yang baru saja dilakukannya . . ." (Dostoyevsky: Kejahatan dan Hukuman, hlm 74)

Dostoyevsky dikenal sebagai guru Leo Tolsyoy, novelis sekaligus ideolog Komunisme Soviet. lewat novel Kejahatan dan Hukuman, Dosto mencoba menjelaskan bahwa kejatahan akibat keserakahan kaum berpunya, pemodal, kelompok borjuis. tokoh utama Raskololnikov merasionalkan kondisi kemiskinan dan kegagalan kuliah dengan membenci dan ingin melenyapkan kelompok sekarah dan licik terhadap orang miskin.

konflik batin kemudian terus muncul, se-rasional apapun alasan kejahatan, bayangan Siberia sebagai simbol hukuman Soviet terus hadir. hukuman yang betul-betul di rasakan Raskolnikov adalah rasa bersalah, terus dihantui kejahatan yang dilakukan. dalam puncak kesadaran, orang baik yang melakukan kejahatan kemudian mampu bertobat dan kembali menjalani kehidupan normal setelah melewati hukuman.

Dostoyevsky lewat Raskolnikov juga menggugat cara hukum meletakkan motif kejahatan. orang jahat adalah orang miskin yang melakukan pembunuhan, melacur, menipu. sedangkan orang besar yang melakukan kejahatan, selama kepentingan yang menjadi alasan adalah untuk kepentingan orang banyak bukan merupakan kejahatan, mereka terbebas dari perbuatan jahat.

". . . temperamen seseorang adalah bukti yang cukup penting dalam suatu tindak kejahatan, dan yang paling mengagumkan dari semua ini adalah menyaksikan bagaimana si penjahat kehilangan kendali."

puncak kesadaran, permohonan maaf dan memperbaiki diri muncul setelah hadir sosok Sonia sebagai perwujudan dunia penuh cinta-kasih, pengampunan dan kesediaan menolong sesama. bisa jadi ini pengalaman spiritualitas tiap orang yang sudah sampai pada puncak kesadaran.

"Apakah kamu akan meninggalkanku, Sonia?" tanyanya penuh harap.

"Tidak, tidak, tidak akan pernah!" teriak Sonia.

"Aku akan ikut ke mana pun kau pergi. Mengapa, mengapa baru sekarang aku tahu? Mengapa kamu tidak katakan itu sebelumnya?"

"Aku sudah ingin mengatakannya."


"Sudahlah ... Sekarang kita harus mencari jalan keluarnya ... bersama ... kita berdua!" Sonia memeluknya lagi. "Aku akan ikut meskipun sampai ke Siberia!"

Tidak ada komentar: